Karanganyar – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menyelenggarakan kegiatan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan bagi Mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Menanamkan Nasionalisme, Menguatkan Integritas, Membangun Generasi Emas Indonesia” , Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Acara dibuka oleh Kaprodi PPG (Ibu Ema Butsi Prihastari) dan jajaran di prodi PPG dengan peserta sebanyak 72 mahasiswa bidang studi Bimbingan dan Konseling.

Di tengah tantangan globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta semakin kompleksnya dinamika sosial masyarakat, penguatan karakter kebangsaan menjadi salah satu fondasi penting dalam pendidikan Indonesia. Menyadari peran strategis guru sebagai agen pembentuk karakter generasi bangsa, LPTK FKIP Universitas Slamet Riyadi menyelenggarakan kegiatan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan bekerja sama dengan Batalyon Infanteri (Yonif) 413/Bremoro Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian dari upaya membentuk calon guru yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan dan persatuan Indonesia.

Kegiatan yang dikemas melalui perpaduan antara pembekalan konseptual dan praktik lapangan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta. Berbagai materi mengenai bela negara, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, disiplin melalui baris berbaris, kerja sama tim, serta ketahanan nasional disampaikan secara interaktif oleh para instruktur dari Yonif 413/Bremoro. Dalam perspektif akademik, kegiatan ini menjadi bentuk implementasi pendidikan karakter yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi sosial dan kepribadian guru. Melalui pengalaman langsung di lingkungan militer, mahasiswa PPG diajak memahami bahwa nilai-nilai nasionalisme, integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian merupakan bagian integral dari profesionalisme seorang pendidik.

Ketua Program PPG FKIP Universitas Slamet Riyadi menyampaikan bahwa guru masa depan tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran dan strategi pedagogik, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Yonif 413/Bremoro menjadi langkah strategis dalam memperkuat karakter calon guru sebagai penjaga nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan. Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG mampu menginternalisasi semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari dan mengimplementasikannya dalam praktik pendidikan di sekolah, sehingga dapat melahirkan generasi yang berkarakter, cinta tanah air, serta siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.